Kamis, 16 November 2017

Yuk Kenali Tentang TELEGRAM

Sosial media kian eksis di dunia online, dari mulai WA, BBM ,LINE dan yang lainnya. Di antara sekian banyak aplikasi pesan instan yang bertebaran di Google Play Store dan App store (Bagi anda pengguna I phone), Telegram barangkali salah satu yang “terasa” paling dekat dengan telinga kita.
 Yaaah.. kata “telegram” memang sudah lama kita kenal dan pakai jauh sebelum Android populer seperti sekarang ini. Telegram dahulu merupakan fasilitas kantor pos yang digunakan oleh orang untuk mengirimkan pesan tertulis jarak jauh dengan cepat.
Tapi setelah teknologi berkembang cepat, fasilitas ini tergerus dan tak lagi digunakan.
Sekarang nama Telegram “diambil” oleh sebuah startup sebagai julukan untuk aplikasi yang mereka kembangkan. Seperti telegram aslinya, aplikasi ini juga difungsikan untuk mengirim pesan tertulis. Hanya saja dengan fitur, interface dan melalui perangkat smartphone, tablet dan desktop.
Jadi, sebenarnya apa itu Telegram? Telegram adalah aplikasi pesan instan berbasis cloud yang fokus pada kecepatan dan keamanan.
Telegram dirancang untuk memudahkan pengguna saling berkirim pesan teks, audio, video, gambar dan stiker dengan aman. Secara default, seluruh konten yang ditransfer akan dienkripsi berstandar internasional.
Dengan demikian, pesan yang terkirim sepenuhnya aman dari pihak ketiga, bahkan dari Telegram sekalipun. Bukan hanya teks, gambar dan video, Telegram juga bisa jadi sarana Anda mengirimkan dokumen, musik, berkas zip, lokasi real-time dan kontak yang tersimpan di perangkat ke orang lain. Asal, orang yang dituju juga mempunyai aplikasi dengan akun Telegram terdaftar di perangkatnya.
Ada salah satu kelebihan dari telegram yaitu basis Cloud, atau penyimpanan di awan istilahnya. Ini sangat membantu sekali .
Karena ia berbasis cloud, maka penggunanya dapat mengakses pesan dari perangkat yang berbeda secara bersamaan dan membagikan jumlah berkas yang tak terbatas hingga 1,5GB. Berkas ini dapat diatur untuk disimpan di dalam perangkat atau hanya di cloud.

0 komentar: